Monday, August 13, 2012

Perjalanan Eropa 2012, Hari ke 3 - Fatima

Bangun pagi pagi mau orientasi ke basilica Fatima. Disana banyak tunawisma tidur dalam sleeping bag mereka. Jumlahnya sekitar 30-50 orang. Maklum saat ini Eropa sedang krisis keuangan, jadi mungkin jumlah pengangguran juga bertambah.
Foto foto suasana pagi memang paling indah. Jarak hotel ke basilica gak jauh, paling 200m saja. Tapi masuk ke basilica cukup melelahkan, karena ukurannya yang luar biasa besar. Mungkin ukurannya bisa 20x lapangan sepak bola. Sampai disana baru sadar bahwa baterai camera tertinggal di charger di kamar hotel. Malas mau balik lagi, jadi foto foto sejadinya dengan kamera HP.
Siang kita jalan salib, melewati Valinhos. Jadi SantaMaria appiration (penampakan bunda Maria) di Fatima di terjadi beberapa kali (7x) dan terdapat di 2 lokasi, yaitu Copa da Iria yg sekarang jadi basilica, dan Valinhos. Keduanya terpisah jarak yg tidak terlalu jauh, kira kira 1km.
Lalu siangnya ke rumah suster Lucia.
Kita sempat membeli Port wine (Porto Vinho), sejenis wine, tapi biasanya manis. Ada red wine dan white wine. Umumnya red wine, white wine masih baru, sehingga gak terlalu dicari turis. Tapi orang Indonesia umumnya tidak mengenal port wine ini. Ciri cirinya adalah rasanya yang lebih complex, dan sweet. Tapi sweetnya tidak semanis wedding wine Israel (Kana). Alkohol sekitar 19-20% (wine biasa 10-12%). Dan Port wine ini harus ada segel dari pemerintah Portugal utk menjamin varietas "Port Wine" ini tidak menyimpang dari kategori.
Karena enak, kita beli lagi 1 botol besar dan 1pack isi 4 botol kecil (ada white dan ada red port wine). Harga botol besar 7-8Euro, yang pack 4 botol kecil 18Euro. Cukup murah, karena kita tahu harga wine di outlet seperti Vin, paling murah 300-400rb/botol.
Saking kebanyakan minum wine kita ketiduran dan hampir ketinggalan makan malam.
Setelah makan malam kita jam 21.30 ke basilica untuk rosario dan prosesi arak arakan lilin. Bahasa yang dipakai portugese dan beberapa bahasa lainnya. Pulang dari basilica jam 23.30, trus bebenah koper.

No comments:

Post a Comment