Perjalanan hari ini agak repot. Kenapa disebut repot, karena cuaca Lucerne hari ini agak panas, sedangkan kita mau ke Mt.Titlis yang ada salju abadi. Jadi kira kira suhunya 0 Celcius. Jadi kalau pakai baju tangan panjang pasti kepanasan.
Akhirnya di putuskan pakai baju tangan panjang tapi tidak pakai long john. Tetapi kita bawa jaket tipis dan jaket tebal sekaligus. Trus kaus kakinya 2 rangkap. Memakai sepatu karet yang tertutup supaya mencegah kedinginan karena salju masuk melalui samping bawah sepatu.
Pagi jam 09.30 misa dulu di gereja di dekat Chapel Bridge. Setelah itu langsung berangkat ke Eingelberg. Karena dari sini kita naik kereta gantung. Kita naik 3 kali kereta gantung. Kereta pertama kapasitas 6 orang. Lalu ganti kereta gantung dengan kapasitas sekitar 40 orang. Setelah itu ganti lagi dengan Rotair. Rotair ini adalah kereta gantung sekaligus berputar, pertama kali di dunia. Kapasitas sekitar 40 orang. Sampailah kta di Mt. Titlis, di ketinggian 3020m diatas permukaan laut. Masuk ke gua es, lalu keluar dari sana kita melihat hamparan salju abadi. Salju yang tidak leleh pada musim panas.
Ternyata suhu tidak sampai 0 Celcius. Thermometer disana menunjukkan sekitar 6-12 Celcius. Jadi dengan kaos tangan panjang turtle neck dan jaket biasa aja sudah gak kedinginan. Kita foto foto dan main es sebentar. Tapi tetap mesti waspada, karena kalau kita injak salju, kita mesti menjejakkan kaki agak kuat dulu, baru melangkah maju. Ini untuk mencegah kaki bergeser dan terpeleset. Sepatu pun harus diperhatikan agar telapaknya dipilih yang bergerigi kasar supaya membantu mencengkeram pada salju. Dan langkah kita jangan sampai salah menginjak ke lapisan es padat yang jauh lebih licin lagi. Setelah makan sang di restoran panorama di puncak Mt. Titlis, kita turun dengan kereta gantung lagi.
Saat mau turun aku lihat di restoran menjual capucinno. Wah pasti enak banget dingin dingin minum nyeruput kopi. Harganya tidak terlalu mahal untuk rata rata harga di Swiss. Sekitar 3 Swiss Franc. Nikmatnya enak banget. Kopinya pun wangi banget. Khas kopi Italia.
Setelah turun gunung, kita kembali ke Lucern, jam 16.00.
Ke pasar di old city center. Disana belanja belanja dulu... Terus kita kabur sebentar ke bekas peninggalan kota Mussegwall. Setelah foto foto pemandangan kota Lucern dari ketinggian puncak benteng, kita turun lagi. Kebetulan tadi hujan. Tapi karena tangganya ada sekitar 200 anak tangga, dan makan waktu cukup lama. Setelah sampai di bawah hujan pas baru berhenti, tinggak gerimis sedikit.
Kita menuju tempat berkumpul yang ditentukan. Dalam perjalanan, ditengah pasar ada water fountain, pancuran air kecil seperti keran, yang airnya bisa diminum. Kita minum air dulu dan mengisi botol persediaan air.
Air sungai di Eropa sangat bersih, dan hampir tanpa sampah. Karena disini air sungai dari gunung, dan air got sisa limbah dari rumah dipisahkan.
Terus setelah itu mampir ke supermarket. Disini yang terkenal ada 2, yang salah satu namanya adalah Coopcity. Biasa harga air aqua lebih dari 2.50 Euro, disini hanya 1.45 CHF mendapat 6 botol @ 1,5 liter. Murah banget. Tapi karena masih mesti makan malam dulu, jadi agak repot membawa air segitu beratnya kemana mana sambil diliatin orang banyak. Apalagi disini banyak banget orang Indonesia.
Sejak perjalanan ini, ketemu banyak banget orang Indonesia, terutama sejak mulai dari Paris, sampai hari ini di Swiss. Pokoknya semua tempat wisata di Eropa hari hari ini (libur panjang Lebaran) dibanjiri orang Indonesia semua. Gila ya... Ck ck ck...
Setelah itu balik Hotel lagi.
Sent from my HTC
No comments:
Post a Comment